ibnjaldun.com

Gibran Marten memberikan kabar terbaru soal kasus tambang ilegal yang menyeret nama Roy Marten.

Gibran Marten Foto: InsertLive

Jakarta, News -

Roy Marten tengah terlibat pada kasus tambang ilegal ketika hendak membeli perusahaan tambang bernama PT Bumi Borneo Inti (BBI).

Perusahaan tambang tersebut merupakan milik sahabatnya yang bernama Herman Trisna.

Namun, saat Roy Marten ingin membeli sahamnya, terungkap bahwa ternyata BBI sudah berganti kepemilikan kepada seseorang berinisial DC.

ADVERTISEMENT

Padahal, Herman mengaku tidak pernah menjual perusahaan tambangnya kepada orang lain.

Roy Marten dan Herman Trisna lantas curiga bahwa DC telah memalsukan surat kepemilikan.

Menariknya lagi, Herman Trisna mengatakan bahwa DC adalah mantan pegawainya yang telah mengundurkan diri pada 2012 silam.

Roy Marten kini membantu Herman Trisna untuk membawa kasus ini ranah hukum.

Aktor berusia 70 tahun itu selanjutnya akan menggelar jumpa pers untuk menjelaskan kasus tersebut untuk menjelaskan bahwa dirinya tidak bersalah.


Putra Roy Marten yang bernama Gibran Marten berujar bahwa sang ayah memiliki kepercayaan diri yang besar untuk menyelesaikan kasus ini.

"Jadi papa lagi mau presscon untuk mengatakan bahwa dia yang salah, bukan kita. Kita justru lagi mau mengurus tambang itu dan sudah bekerja sama dengan polisi kok," kata Gibran Marten saat ditemui di Mall of Indonesia, Jakarta Utara, Jumat (10/2).

"Nggak (sedih), papa sekarang aman, papa berada di jalan yang aman, jadi kita percaya diri saja," lanjutnya.

Gibran juga berharap agar kasus ini tidak lantas membuat kesehatan sang ayah menurun.

"Harapannya papa sukses, dia makin sehat, karena pada waktu papa umur 60, papa agak drop (kesehatannya), tapi sekarang di umur 70, malah makin sehat, aku berharap akan terus sehat," pungkasnya.

(KHS/KHS)
Tonton juga video berikut:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat