ibnjaldun.com

3 Sosok Istri Ahli Neraka yang Disebut dalam Al-Qur'an, Ada 2 Istri Nabi

ilustrasi 3 Sosok Istri Ahli Neraka yang Disebut dalam Al-Qur'an, Ada 2 Istri Nabi/Foto: (Youtube)

Jakarta, News -

Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Muslim yang menjelaskan aturan serta petunjuk hidup.

Tidak hanya itu, Al-Qur'an juga mengandung beragam kisah di dalamnya, baik kisah yang baik maupun buruk.

Kisah-kisah tersebut menjadi pelajaran bagi setiap manusia, tak terkecuali kisah mengenai istri ahli neraka yang penuh makna.

ADVERTISEMENT

Simak ulasannya di bawah ini.

3 Istri Ahli Neraka dalam Al-Qur'an

Dalam buku Ulumul Qur'an: Kajian Kisah-Kisah Wanita dalam Al-Qur'an karya Muhammad Roihan Nasution, dijelaskan sejumlah kisah istri ahli neraka yang diabadikan dalam Al-Qur'an.

Siapa saja mereka, berikut adalah penjelasannya.

1. Istri Abu Lahab

Istri Abu Lahab termasuk sebagai ahli neraka karena durhaka kepada Allah SWT dan memusuhi Rasulullah SAW bersama suaminya, Abu Lahab.


Berdasarkan buku Kisah 10 Wanita Yang Disebut Dalam Al-Qur'an oleh El-Hosniah, istri Abu Lahab bernama Auraa' atau Arwa binti Harb bin Umayyah. Ia adalah saudara perempuan Abu Sufyan dan salah satu tokoh wanita Quraisy.

Dalam buku Mutiara Juz'amma (2005) karya H. Sakib Machmud, nama lain Arwa adalah Ummu Jamil, yang bermakna pemilik kecantikan karena wajah istri Abu Lahab ini sangat cantik.

Namun, kecantikan wajahnya tak sesuai dengan perangai buruknya.

Nama Abu Lahab dan istrinya diabadikan menjadi nama surah, yakni Surah Al-Lahab.

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ * مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ * سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ * وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ * فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ

Artinya: "Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia. Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal." (QS Al-Lahab: 1-5).

Selain diartikan sebagai penyebar fitnah, frasa 'pembawa kayu bakar' juga diartikan secara harfiah.

Arwa sering membawa kayu bakar berduri dan meletakkannya di depan pintu rumah atau di tempat yang dilewati Rasulullah agar celaka.

2. Istri Nabi Nuh AS

Meski Nabi Nuh adalah orang yang sholeh, sifat istrinya justru berbanding terbalik. Ia menentang ajaran Nabi Nuh, sehingga ikut ditenggelamkan dalam banjir besar.

Kisah ini diabadikan dalam Surah At-Tahrim ayat 10, yang berbunyi:

ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللَّهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ

Artinya: "Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): 'Masuklah ke dalam jahanam bersama orang-orang yang masuk (neraka jahanam)'." (QS. At-Tahrim: 10)

Nama istri Nabi Nuh tidak disebutkan dalam Al-Qur'an. Namun, berdasarkan buku Jalan Menuju Hijrah oleh Cicin Yulianti, nama istri Nabi Nuh adalah Walihah atau Wahilah.

3. Istri Nabi Luth AS

Dalam Surah At-Tahrim ayat 10 di atas telah disebutkan bahwa istri Nabi Luth juga durhaka kepada suami dan tidak mau beriman.

Istri Nabi Luth menjadi perantara untuk kaum Sodom dalam menggagalkan misi dakwah suaminya.

Allah mengazab kaum Sodom dengan gempa bumi, tanah longsor, dan hujan batu. Sebelum azab turun, Nabi Luth membawa orang-orang beriman.

Namun, Allah melarang Nabi Luth mengajak istrinya yang durhaka.

Kisah mengenai istri Nabi Luth ini terdapat dalam Surah Hud ayat 81.

قَالُوا۟ يَٰلُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَن يَصِلُوٓا۟ إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ ٱلَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُۥ مُصِيبُهَا مَآ أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ ٱلصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ ٱلصُّبْحُ بِقَرِيبٍ

Artinya: "Para utusan (malaikat) berkata: 'Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?'" (QS. Hud: 81)

Nama istri Nabi Luth juga tidak disebutkan secara pasti. Namun, berdasarkan buku Sarah: Perempuan Penggenggam Cinta (2020) karya Sinta Yudisia, istri Nabi Luth bernama Walighah.

(Nastiti Swasiwi Nurfiranti/dis)
Tonton juga video berikut:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat