ibnjaldun.com

Bisakah Surga Berpindah ke Kaki Ibu Tiri? Ini Penjelasan Buya Yahya

Majestic mosque with sunset view Bisakah Surga Berpindah ke Kaki Ibu Tiri? Ini Penjelasan Buya Yahya(Foto: Freepik)

  • Pendapat Buya Yahya
  • Perintah Berbakti kepada Orang Tua dalam Al-Quran
  • 6 Keutamaan Berbakti kepada Kedua Orang Tua
    1. 1. Setara dengan Jihad
    2. 2. Dicintai oleh Allah SWT
    3. 3. Ridho Allah adalah Ridho Orang Tua
    4. 4. Urusan yang Lancar
    5. 5. Rezeki Berlimpah dan Umur Panjang
    6. 6. Hadiah Surga Allah SWT
Jakarta, News -

Kalimat "Surga di bawah telapak kaki ibu" sudah tidak asing lagi bagi kita.

Dengan kalimat tersebut, kita diajarkan untuk berbakti serta mengasihi kedua orang tua, terutama sosok ibu.

Biasanya, sosok ibu kandung akan langsung terlintas di pikiran kita ketika mendengar kalimat "Surga di bawah telapak kaki ibu."

ADVERTISEMENT

Namun, kalimat itu tidak hanya berlaku untuk ibu kandung saja, tetapi juga untuk ibu tiri.

Seorang anak harus tetap menghargai ibu tirinya bagaimanapun juga. Hal ini sebagaimana penjelasan dari ulama kondang Tanah Air, Buya Yahya.


Pendapat Buya Yahya

Dalam sebuah video ceramah singkat pada kanal YouTube Buya Yahya, seorang jemaah bertanya kepada Buya Yahya apakah surga dapat berpindah ke telapak kaki ibu tiri setelah ibu kandung meninggal dunia.

Ulama kelahiran Blitar tersebut menjelaskan bahwa surga berada di telapak kaki ibu yang telah melahirkan kita, sesuai pada hadis.

Kita harus menghormati ibu terlebih dahulu dibandingkan ayah.


"Dialah (ibu) orang yang harus kau hormati tiga kali melebihi daripada ayahandamu. Dialah orang yang harus kau dahulukan tiga kali melebihi daripada ayahandamu," kata Buya Yahya.

Namun, Buya Yahya juga menyampaikan bahwa kita juga harus menghormati sosok ibu tiri kita.

"Adapun ibu tiri, kita wajib menghormati dan memuliakan mereka karena dia adalah orang yang dinikahi oleh ayahanda kita," tuturnya.

Jika seorang anak bersikap tak terpuji terhadap ibu tirinya, maka anak tersebut juga dianggap tidak menghargai ayahnya.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa bakti seorang anak kepada ibu tirinya merupakan bentuk bakti kepada ayahnya.

"Berbaktimu kepada ibu tirimu sesungguhnya berbakti kepada ayahmu," ujarnya.

Meski surga tetap berada di bawah telapak kaki ibu kandung, kita tidak boleh merendahkan atau menyakiti ibu tiri kita.

Hal itu sama saja dengan menyakiti ayah kita.


Perintah Berbakti kepada Orang Tua dalam Al-Quran

Dalam Al-Quran, Allah SWT telah memerintahkan seluruh umat manusia untuk patuh kepada kedua orang tua masing-masing.

Dalam Surat Luqman ayat 14, Allah SWT berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Artinya: "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."


6 Keutamaan Berbakti kepada Kedua Orang Tua

Berikut adalah 6 keutamaan bakti seorang anak kepada kedua orang tuanya, dilansir pada Senin (27/5).

1. Setara dengan Jihad

Berbakti kepada kedua orang tua sama pentingnya dengan berjihad. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Dari Abdullah ibn 'Amru ibn al-'Ash semoga Allah meridhoi kepada keduanya, ia berkata : ada seorang laki-laki menghadap Rasulullah SAW dan seorang laki-laki tersebut berkata : saya baiat kepada mu untuk mengikuti hijrah dan jihad dengan harapan saya mencari pahala dari Allah. Rasulullah bertanya : apakah kamu masih memiliki kedua orang tua ( ibu Bapak ) yang masih hidup atau salah satunya ? laki-laki tersebut menjawab benar ( saya masih memiliki kedua ibu bapak ) bahkan keduanya masih hidup, Nabi bertanya apakah kamu mau mencari pahala dari Allah ? dia (laki-laki) menjawab : benar. Maka Rasulullah bersabda : kembalilah kepada kedua orang ibu bapak mu dan temanilah keduanya dengan berbuat baiklah kepada keduanya." ( HR Muttafaqun 'alaih).

2. Dicintai oleh Allah SWT

Berbakti kepada orang tua merupakan sebuah perbuatan terpuji. Jika seseorang mematuhi serta mengasihi kedua orang tuanya, maka Allah SWT pun akan mencintainya.

3. Ridho Allah adalah Ridho Orang Tua

Setiap Muslim diwajibkan untuk mendapatkan ridho atau restu dari orang tua karena ridha Allah SWT bergantung pada ridho keduanya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Ridho Allah terdapat dalam ridhonya kedua orang tua ( ibu bapak), dan murka Allah terdapat dalam murkanya kedua orang tua". ( HR At-Tirmizi )

4. Urusan yang Lancar

Jika seorang anak bersikap durhaka kepada kedua orang tuanya, maka tak menutup kemungkinan bahwa hidupnya akan mengalami kesulitan.

Oleh sebab itu, kita harus merawat dan menjaga kedua orang tua kita sebaik mungkin, sehingga Allah SWT akan memperlancar setiap urusan kita.

5. Rezeki Berlimpah dan Umur Panjang

Silaturahmi yang paling penting bagi seorang anak adalah silaturahmi dengan kedua orang tuanya.

Jika kedua orang tua tinggal jauh dari anaknya, maka anak tersebut harus tetap menjalin komunikasi dengan keduanya atau meluangkan waktu untuk mengunjungi keduanya.

6. Hadiah Surga Allah SWT

Jika seorang anak berbakti kepada kedua orang tuanya, maka Allah SWT menjanjikan surga baginya.

Selain itu, dosa-dosa sang anak akan diampuni oleh Allah SWT dan dijauhkan dari segala malapetaka.

(Nastiti Swasiwi Nurfiranti/arm)
Tonton juga video berikut:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat